oleh

Nota Kesepahaman Antara MOU FIB UHO dan Universitas Kebangsaan Malaysia Resmi di Tanda Tangani, Ini Isi Kerjasamanya

KENDARI, SEKILASINDO.COM – Nota Kesepahaman antara Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Halu Oleo, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universitas Kebangsaan Malaysia Memorandum Saling Pengertian (MOU) resmi disepakati dan ditandatangani.

Dekan FIB UHO, Akhmad Marhadi mengungkapkan bahwa pendatanda tangan MOU antara Fakultas IImu Budaya, Universitas Halu Oleo dan Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universitas Kebangsaan Malaysia, Bangi, Selangor, Malaysia yang ingin membangun hubungan kerja sama, terutama untuk mengembangkan akademik dan pertukaran budaya dalam pendidikan, penelitian, dan bidang-bidang lain, dengan syarat dan ketentuan Daerah. ”

Tunduk pada kesepakatan bersama, bidang kerja sama mencakup program apa pun yang ditawarkan di keduanya Universitas di mana kedua institusi percaya bahwa kerjasama itu layak dan diinginkan yang akan berkontribusi untuk membina dan mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan antara keduanya universitas “, ungkap, Akhmad Marhadi, Sabtu (17/11/2019).

Akhmad Marhadi menyebut, adapun persetujuan Dekan atau Direktur masing-masing lembaga yakni ketersediaan pendanaan, bantuan harus dilakukan melalui salah satu atau lebih dari kegiatan. “Program yang disetujui bersama yakni pertukaran anggota fakultas, pertukaran siswa di tingkat sarjana dan / atau pascasarjana, kegiatan penelitian bersama, partisipasi dalam seminar dan pertemuan akademik, pertukaran bahan akademik dan informasi lainnya, program akademik jangka pendek khusus dan proyek pengembangan staf”, bebernya.

Lanjut kata Akhmad Marhadi, setiap lembaga akan menunjuk seorang Liaison Officer untuk mengembangkan dan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan spesifik dan program.

“Perjanjian ini akan tetap berlaku untuk periode lima tahun tergantung pada ketersediaan dana untuk mendukung proyek. Amandemen dan modifikasi perjanjian ini memerlukan persetujuan tertulis dari Dekan atau Direktur masing-masing lembaga dan akan ditambahkan padanya. Setelah periode lima tahun awal, perjanjian ini dapat diperpanjang dengan kesepakatan bersama. Salah satu pihak berhak untuk mengakhiri perjanjian ini setelah enam (6) bulan”, terangnya.

Dengan  di tanda tanganinya MOA dan MOU Akhmad Marhadi berharap akan di tindak lanjuti dengan kerjasama dalam membangun Tridharma perguruan tinggi, bisa meningkatkan kerjasama dalam bidang penenelitian, pertukaran dosen/mahasiswa, publikasi jurnal khusus pada bidang sastra dan kajian budaya, membangun network dan kerjasama antara perguruan tinggi dan fakultas. “Kerjasama ini di harapkan bisa memberikan banyak kontribusi buat perkembangan ilmu pengetahuan khususnya sastra dan kajian budaya karena Kerjasama antar perguruan tinggi atau fakultas membuka jalan bagi perkembangan positif bagi kedua belah pihak. Hal ini diyakini FIB UHO bahwa tidak ada satupun yang dapat melangkah sendiri tanpa dukungan pihak lain, baik perguruan tinggi, pemerintah maupun industri. Nota Kesepahaman Bersama (MoA) untuk bersepakat menjalin kerjasama atas dasar niat yang baik”, ujarnya.

Sambungnya, selain itu akan ada program seminar dan simposium bilateral yang melibatkan pembicara dari kedua perguruan tinggi ini. Harapannya, pertukaran staf pengajar dan mahasiswa dapat memperkuat kompetensi masing-masing perguruan tinggi.

Perlu diketahui kata Akhmad Marhadi, terkait manfaat yang bisa didapatkan dengan MoA ini, UMK Malaysia budaya pendidikan dan penelitian serta inovasi yang lebih sedikit maju dari kita, oleh karenanya merupakan kesempatan yang baik untuk berinteraksi secara positif dengan UMK untuk mempercepat transformasi FIB UHO menjadi fakultas yang unggul sekaligus untuk mewujudkan visi FIB meniadi mahasiswa cerdas konprehensip. pungkasnya.

(Sacriel/SI)

News Feed