oleh

Usai Acara Peletakan Rumah Tahfizh Qur’an, DiPertanyakan Pemilik Lahan

LEBAK, SEKILASINDO. COM-Asda III kabupaten lebak Dedi Lukman, hadiri acara peletakan batu pertama Rumah tahfizh Quran, di Pondok Pesantren Nurunniyah, di kampung jembatan Cikapek Rt 15/04, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Banten.

Turut hadir dalam acara tersebut Asda III Dedi lukman, Camat Lewidamar, Kepala Desa lebak, Parahiang, Kapolsek Lewidamar, Babinsa dan Babinmas serta masyarakat sekitar Desa Lebak Parahiang.

Acara yang di gagas oleh komunitas Hafizh on the Street Kabupate Lebak yang di hadiri langsung pendiri Yayasan Askar Kauny Jakarta Ust, Bobby Heribowo,LC. Berjalan lancar dan sesuai harapkan, tetapi setelah semua paratamu undangan bubar termasuk Asda III.

Tiba-tiba ada tamu dari Jakarta yang baru datang, dan seketika itu terdengar ada ke gaduhan dari dalam pondok, sepontan semua awak media mengarah ke TKP., ternyata benar saja sedang ada beberapa orang yang berbicara dengan nada tinggi.

Hingga akhirnya Kapolsek Lewidamar turuntangan untuk melerai dan mendinginkan situasi, setelah selesai keduanya berdebat akhirnya baru kami awak media menanyakan satu persatu diantar keduanya.

Kh.Adung selaku pimpinan podok pesanteren Nurunninyah saat di konfirmamasi wartawan menjelaskan awalnya pak Hadi sering kesini,dia bilang,kita ini kerja sama akhirat.

saya tidak ada pikiran ke sana ke mari namanya infes akhirat, namanya orang mau kerja akhirat ya kita dukung, memang pa Hadi ini pernah membawa tamu ke sini kalau ga salah ada limakali.

“Dia bilang awal pembangunan ini kita mau bangun bareng-bareng,setelah adanya kejadian ini,kalau pun memang tidak boleh di bangun di tempat dia,ga apa-apa kita tari,apa urusan nya”jelas adung

Di tempat terpisah Hadi Santoso mengungkap kan,saya sering ke sini bersilaturahmimaka nya begitu nyampe di sini saya sangat menyayangkan dengan sikap pa Haji Adung seperti ini, dia mengadakan kegiatan besar seperti ini tida ada komunikasi ke saya, padahal kan bangunan ini berdiri di tanah saya.dari hasil sedikit-sedikit kita bangun kan pondok ini dari awal ada murid 17 anak yang ngaji hingga sekarang sudah ada 100 orang.jelas saya kecewa sama pa haji Adung, pungkas Hadi. (Dra)

News Feed