oleh

Rama Sejahtera Gelar In House Training Bahas Metode Hypnoteaching

MAKASSAR, SEKILASINDO.COM – Yayasan Pendidikan Rama Sejahtera Makassar menggelar In House Training selama tiga hari untuk guru-guru. Untuk hari yang ketiga, tema yang diangkat panitia adalah Hypnoteaching “Menjadi Guru yang Dahsyat, Memukau dan Memberdayakan”, bertempat di aula Sekolah Rama Sejahtera Makassar, Jumat (12/07/ 2019) kemarin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan guru dari tingkatan SD, SMP, dan SMA se Yayasan Pendidikan Rama Sejahtera.

Tampil sebagai pemateri membahas teknik pengelolaan kelas berbasis Hypnoteaching pada In House Training tersebut adalah Hadi Kasmaja DS S.Pd., M.Pd, CH, CHt. Pakar hypnoteaching, trainer pendidikan dan motivator yang juga koordinator Kelas Inspirasi Kabupaten Bulukumba.

Kepala Sekolah SMA Rama Sejahtera selaku ketua panitia, Yasmawati Basri, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan In House Training harus menjadi wadah bagi guru belajar banyak hal termasuk metode pembelajaran mutakhir dalam upaya meningkatkan kompetensi dan mutu guru.

“Mari kita maksimalkan kegiatan ini, ikuti semua materi yang disampaikan oleh pak Hadi dengan baik agar kita mampu menerapkannya di kelas atau dimanapun, semoga kita semua dapat menjadi guru-guru yang hebat yang mampu menghebatkan siswa-siswa kita di sekolah ini,” ungkapnya.

Dalam pemaparan materinya Hadi menyampaikan beberapa riset ilmiah terkait metode Hypnoteaching dan penerapannya dalam prose belajar mengajar. Hasil penelitian ilmiah menyatakan bahwa Hypnoteaching merupakan metode pembelajaran yang kreatif, unik, menyenangkan, imajinatif sekaligus memberdayakan. Hypnoteaching bisa dikatakan sebagai improvisasi dari sebuah metode pembelajaran.

“Hypnoteaching mencoba hadir dengan menyuguhkan sebuah pendekatan konseptual baru dalam bidang pendidikan, pembinaan, sekaligus pencerahan dan pengobatan atau terapi emosional,” imbuhnya.

Hadi menambahkan bahwa melalui In House Training ini guru-guru belajar bagaimana mengajar dan mendidik secara dahsyat, efektif, komunikatif, permanen dan menyenangkan.

“Peserta belajar bagaimana mengendalikan masalah-masalah emosional diri dan siswa, bagaimana menjadi pusat perhatian di kelas, bagaimana membuka dan menutup pembelajaran dengan menyenangkan, bagaimana melakukan proses relaksasi diri dan siswa, bagaimana menerapkan berbagai macam ice breaking penyemangat belajar, dan masih banyak lainnya,” terangnya. (Alf)

News Feed