oleh

Investor Hongkong Tinjau Lokasi  Pengembangan Kawasan Industri di Mangarabombang

-EkBis-1.629 views

TAKALAR, SEKILASINDO.COM — Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Takalar HM. Arsyad Taba MM, didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait dan Camat Mangarabombang mendampingi Direktur PT. KBN Sattar Taba, dan Investor dari China Nonferrous Metals Industri Michel Qiu meninjau sejumlah lokasi di Kecamatan Mangarabombang yang memiliki potensi untuk dijadikan pengembangan kawasan.

Foto, Direktur PT. KBN Sattar Taba, dan Investor dari China Nonferrous Metals Industri Michel Qiu saat meninjau lahan di Kecamatan Mangarabombang yang memiliki potensi untuk dijadikan pengembangan kawasan.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari memorandum of cooperation (MOC) antara KBN dengan CMRA yang mewakili para anggotanya untuk menfasilitasi investasi terkait dalam hal pembuatan dan pengembangan kawasan industri.

Lokasi yang di tinjau oleh Investor di Kecamatan Mangarabombang antara lain Desa Laikang, Desa Punaga

Investor dari Tiongkok yang tergabung dalam CMRA ini membutuhkan lahan kawasan industri yang direncanakan untuk manufaktur tembaga, aluminum dan nonferrous metals lainnya dengan konsep green and environmentally friendly.

Menurut Sekda HM. Arsyad Taba, saat mendampingi Investor dari CMRA Hongkong mengatakan bahwa kawasan industri tersebut merupakan kawasan industri nonferrous metals terbesar dan pertama di Asia Tenggara.

“Nilai investasi yang akan dibawa oleh CMRA ini sebesar RMB 20 miliar atau sekitar Rp 42,2 trilliun. Lahan yang dibutuhkan seluas 1.000 ha,” Ujar HM. Aryad Taba, Rabu (22/05/2019).

“Insya Allah jika kawasan industri ini terwujud dan akan melibatkan tenaga kerja lokal dalam pembangunan kawasan, dan juga sebagai sumber daya manusia apabila kawasan tersebut sudah beroperasi.Sesuai dengan program kerja pemerintah kabupaten Takalar yang tertuang dalam P22 yakni membuka 10.000 lapangan kerja baru,” Ujarnya.

News Feed