oleh

Dugaan Selain di Jual Ke Pengepul, Ternyata Beras itu Disinyalir Hilang Satu Pagu

PANDEGLANG, SEKILASINDO.COM- Bantuan sosial (bansos) beras sejahtera untuk jatah bulan April- Mei 2019 yakni untuk semua desa yang ada di kabupaten Pandeglang itu ternyata dua pagu.

Namun beda halnya dengan yang terjadi di Desa Cikayas Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang, selain di jual belikan kepada pengepul hingga tertangkap tangan ternyata dugaan lainpun juga ada.

Di ketahui bahwa penyaluran beras sejahtera itu pada tanggal 9 Mei 2019 lalu jatah desa Cikayas Kecamatan Angsana.  Namun ternyata jatah orang miskin itu diduga dijual belikan Kepada pengepul atau pengusaha beras tepatnya di desa Cibitung Kecamatan  Munjul Inisal (AH).

Di hasil Informasi yang di himpun sekilasindo.com  ternyata selain di jual terhadap pengepul sebanyak 210 kilogram ada juga hilang satu pagu. Sebab pendistribusian beras sejahtera itu tidak mengalami perubahan kiloan saat sampai di titik bagi.

Hal nya yang di Ungkapkan ketua rukun tetangga (RT) 02/03 kampung Tanjung harapan desa Cikayas Kecamatan Angsana, Rabian, mengaku bahwa rastra yang di terimanya di akhir pengiriman kemarin itu hanya 15 karung kali 10 kilogram.

” Selama tahun 2019 ini, kami hanya menerima empat kali yakni Januari satu kali, bulan April satu tapi dapat seminggu satu kali 16 karung, bulan ini (mei) satu kali, tapi tidak mengalami perubahan paling beda satu karung, kalau kemarin itu hanya 15 karung,” kata dia.

Selain itu telah beredar surat pernyataan dari sejumlah keluarga penerima manfaat penerima rastra itu, dimana mereka mengaku hanya menerima beras bantuan itu dua liter dan tiga liter.

“Dengan ini saya menyatakan bahwa saya menerima beras itu dari dua pagu hanya mendapatkan dua liter dan tiga liter,” tulis surat pernyataan itu.***(Hadi).

News Feed