oleh

DP2KBP3A Mubar Gelar Pelatihan, Sunardi:Terciptanya NKKBS di Mubar

DP2KBP3A Mubar Gelar Pelatihan dan Pembinaan Kampung KB. Foto:Acriel

MUNA BARAT, SEKILASINDO.COM-Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggelar pembinaan kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Sukadamai, Kecamatan Tiworo Tengah (Tirta), Sabtu (18/05/2019).

Kadis DP2KBP3A Mubar, H. Sukegiatan Arif mengatakan kegiatan ini DP2KBP3A bekerjasama dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan sebagai pembawa materi dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat.

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan pembinaan rutin terhadap kader Kampung KB. Sesuai dengan tujuannya, Kampung KB untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program pemberdayaan serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan sebagai program revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun bangsa Indonesia.

“Jadi sasaran dari kegiatan pada kali ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kampung KB dan tokoh masyarakat setempat khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan keluarga harapan”. ujar, Sunardi, Sabtu (18/05/2019).

Sunardi menyebut, pihaknya telah menentukan satu Desa sebagai Kampung KB dari 11 Kecamatan yang ada yakni Desa Sukadamai (Kecamatan Tiworo Tengah), Desa Sidomakmur (Kecamatan Tikep), Desa Tondasi (Kecamatan Tiworo Utara), Desa Pajala (Kecamatan Maginti), Desa Baraka (Kecamatan Tisel), Desa Marobea (Kecamatan Sawerigadi), Lagadi (Kecamatan Lawa), Desa Lindo (Kacamatan Wadaga), Desa Tanjungpinang (Kecamatan Kusambi), Desa Latawe (Kecamatan Napano Kusambi) dan Desa Waulai (Kecamatan Barangka). “Kecamatan Barangka ada dua Desa yang menjadi Kampung KB selain Desa Waulai ada juga Desa Walelei yang merupakan binaan kabupaten karena Desa Walelei menjadi juara lomba pada lomba PKK Tahun 2018 kemarin., terangnya.

Saya berharap kegiatan ini akan bermanfaat positif nantinya, yakni melalui bimbingan para kader kampung KB ini maka nanti akan tercipta keluarga yang sejahtera.

“Terciptanya NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera), artinya jumlah anak terencana, kemudian tercipta peningkatan ekonomi, terealisasi mampu dalam menyekolahkan anak, dan lain-lain”. tutupnya (Acriel).

News Feed