oleh

11 Hari Hilang, Pria Paruh Baya Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Rambutan

LEBAK, SEKILASINDO.COM – Seorang pria paruh baya, II bin SJ (55), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kebun rambutan milik H. Juham, Kampung Cidendong, Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira.

Oleh pihak keluarga, SJ dinyatakan hilang 11 hari lalu dan diduga korban meninggal karena sakit.

Selain itu, menantu korban, Asep Rohidin, menyebutkan SJ memiliki riwayat kelainan mental.

Kapolda Banten, Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi, melalui Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto, membenarkan penemuan jasad SJ.

Dari keterangan saksi Mirsa (50) dan Sarmin (45). Dijelaskan, mereka menemukan jasad SJ saat tengah perjalanan ke kebun rambutan.

“Kedua saksi menemukan mayat SJ dalam kondisi berbau. Selanjutnya, melaporkan langsung ke Polres Lebak,” terang Dani, kepada media, Selasa (19/11/2019) pukul 08.00 WIB.

Menanggapi laporan itu, Tim Identifikasi dan Piket Polres langsung menuju ke lokasi dan membawa mayat tersebut ke RSU Adjidarmo untuk dilakukan identifikasi.

Dokter forensik, Dr. Agus Salim Sp.F, mengaku dari hasil indentifikasi menemukan bekas luka bacok pada kaki kanan SJ.

“Terdapat bekas luka pada kaki sebelah kanan berupa luka bacok yang pada saat pemeriksaan masih ada,” kata dokter.

Dokter menjelaskan, korban menggunakan cincin warna perak yang dipakai pada jari kanannya.

Selain itu, dokter menyebut usia serta ciri korban, yang mana terdapat janggut pada tubuhnya.

Kapolres mengungkapkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban

Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, pihak keluarga SJ menerima kejadian ini sebagai musibah tanpa adanya tuntutan proses lebih lanjut.

“Pihak keluarga tidak menuntut, sehingga tidak dilakukan autopsi. Dan setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan oleh pihak Inafis Polres Lebak dan Dokter forensik, korban akan dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dikebumikan,” tutup Kapolres. *

(Ujang Iskandar)

 

News Feed