oleh

Festival Kayumaloa, Warisan Budaya Lokal Pasangkayu

PASANGKAYU, SEKILAS INDONESIA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pasangkayu kembali menyelenggarakan Festival Kayumaloa, Sabtu (26/10/2019).

Lomba terdiri dari Gerobak Hias, Gerobak Sapi serta Perahu Katintin yang digelar di Pantai Koa-Koa, Desa Polewali, Dusun Kayumaloa, Kecamatan Bambalamotu.

Festival Kayumalo, merupakan salah satu warisan Budaya Lokal Kabupaten paling ujung utara di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Turut hadir Bupati Pasangkayu, Wakil Bupati, Wakapolres Mamuju Utara, Sekda, Dandim 1427/ Pasangkayu, Wakil Ketua l DPRD, Wakil Ketua ll DPRD, Kepala Dinas lingkup Pasangkayu dan Forkopimda.

Panitia Festival Kayumalo 2019 menyediakan total hadiah sebesar Rp 38.500.000,- (tiga puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah) bagi pemenang lomba.

Diketahui, acara akan berlangsung 2 hari pada 27 Oktober 2019.

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, mengatakan, Desa Polewali, Dusun Kayumaloa ini merupakan event tahunan Festival dalam lomba Gerobak Hias, Gerobak Sapi dan Perahu Katintin.

“Kita berharap, pantai Koa-Koa dapat dijadikan sebagai tempat wisata Bahari, sehingga para wisatawan lokal maupun wisatawan luar berkunjung di Daerah Pasangkayu,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, daerah kita ini telah menjanjikan sebagai tempat wisata di Desa Polewali, Dusun Kayumaloa dan saya juga harapkan kepada partisipasi Masyarakat agar menjaga lingkungan di pandai Koa-Koa.

“Saya sebagai Bupati Pasangkayu, sangat berharap kepada seluruh Masyarakat Polewali agar dapat membuka diri untuk menjaga kelestarian dan kebersihan pantai kita,” harapnya.

Khususnya kepada pemerintah Desa Polewali dia mengajak untuk membangun kerjasama dengan pemerintah kabupaten.

“Mari kita membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah Kabupaten, agar tujuan menjadikan pantai Koa-Koa sebagai Dinasti wisata,” harap Agus.

(Roy Mustari)

 

News Feed