oleh

Bagi Siswa Sehat, Budaya Makanan Sehat Jadi Prioritas SMPN 2 Warunggunung Lebak

LEBAK, SEKILASINDO.COM – Budaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, membaca Al-Qur’an sebelum dilaksanakannya Kegiatan belajar Mengajar (KBM), merupakan budaya sekolah yang dikembangkan di SMP Negeri 2 Warunggunung Kabupaten Lebak, Senin (7/11/2019).

Nonok Mulyati, M.Pd., Kepala SMPN 2 Warunggunung, Lebak, mengatakan, untuk semua siswa dan para dewan guru, budaya mambaca Al-Qur’an dan budaya sholat dhuha dan sholat berjamaah berdoa setiap hari jum’at, budaya makan-makanan sehat bersama dengan bimbingan wali kelas.

“Budaya-budaya sekolah tersebut sudah berlangsung sejak 3 tahun yang lalu, namun untuk budaya makan-makanan sehat baru dilaksanakan sepekan yang lalu,” ujarnya, Senin (7/10/2019).

Diakuinya, gagasan itu muncul disebabkan banyak siswa yang sakit karena tidak mendapatkan makanan yang sehat dari pagi hingga sore.

Ruangan UKS selalu penuh oleh siswa yang sakit, kalau tidak segera dicarikan solusi maka ini akan sangat berbahaya terhadap kesehatan siswa dan akan sangat mengganggu aktifitas belajar.

“Siswa untuk itulah saya selaku Kepala SMP Negeri 2 Warunggunung Kabupaten Lebak mengambil kebijakan untuk program makan- makanan sehat, nasi, lauk-pauk yang sehat tanpa bahan pengawet,” tambahnya.

Kemudian, lanjutnya, selaku Kepala SMP Negeri 2 Warunggunung, Lebak, dirinya berinisiatif untuk mengundang orang tua atau wali murid dan komite sekolah bermusyawarah guna untuk memecahkan masalah yang terjadi terhadap kesehatan siswa, dari musyawarah tersebut menghasilkan keputusan.

“Semua siswa wajib makan- makanan sehat di sekolah, siswa boleh membawa bekal makanan sehat dari rumah, Sekolah juga memfasilitasi penyediaan makanan sehat untuk siswa yang tidak sempat membawa bekal makanan sehat dari rumah dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 5.000,- (lima ribu rupiah),” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Uci Sanusi, selaku komite SMPN 2 Warunggunung, Lebak, menyampaikan, dirinya sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Sekolah.

“Saya sangat mendukung dan bisa menjaga kesehatan bagi murid-murid di sekolahan kami,” ujar Uci.

Uci mengungkapkan, bagi siswa yang tidak mampu secara ekonomi, pihak sekolah memberikan makanan sehat secara gratis dari orang tua siswa dan guru serta Tata Usaha

“Menu makan-makanan kami sediakan menu yang variatif setiap harinya,” tambahnya.

Alhasil, lanjut Uci, Setelah satu minggu berjalan, Alhamdulillah tidak ada lagi ditemukan siswa yang pingsan atau mengeluh sakit karena lemas.

“Ruangan UKS sekarang tidak lagi dipenuhi oleh siswa/siswi yang sakit, karena hampir sebagian besar siswa telah mendapatkan asupan gizi yang cukup dari program ini,” terang Uci.

Hal senada dikatakan Nirma Wati, Selaku orang tua siswa, dirinya sangat merespon program tersebut. Dirinya berharap agar program tersebut terus berlanjut agar para siswa menjadi lebih semangat untuk belajar.

“Disamping itu rasa sosial, persaudaraan dan persatuan diantara mereka menjadi semakin erat sehingga kualitas pendidikan di SMP Negeri 2 Warunggunung semakin meningkat,” harap Nirma.

**(Usep/Red)

News Feed