oleh

Pj Kades Bonto Ujung Perkenalkan Potensi Wisata di Desanya, di Berbagai Kegiatan 

JENEPONTO, SEKILASINDO.COM-
Perpaduan potensi wisata pantai dan potensi kuliner kelapa muda menjadi brandind yang terus melakukan promosi wisata pantai kuliner kelapa muda melalui on air, di Media sosial, dan kegiatan-kegiatan sosial yang berpusat di lokasi wisata.

Komitmen sinergitas para Stekholder, Maka pembukaan Kemah kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jeneponto yang juga dirangkaikan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Pinggir pantai di Desa Bonto Ujung, Kecamatan Tarowan, Kabupaten Jeneponto,Selama tiga Hari Mulai pembukaan Jumat, 20 September Sampai 22.

Pj Kepala Desa Bonto Ujung, menggatakan, ini merupakan wujub dari Komitmen sinergitas para semua pihak. Dimana Pembukaan Kemah Kader Angkatan Muda Muhammadiya Jeneponto diselenggarakan di Desa Bonto Ujung Juga kita perkenalkaan Potensi-potensi yang ada dan kita akan berikan pasilitas tempat dan layanaan, Kata dia Sebagai salah satu strategi pembangunan desa adalah menjaring pelibatan stakeholder yang mampu membantu melakukan ekplorasi potensi di Desa.

“Bahwa kita sedang kedatangan tamu dari Angkatan Muda Muhammadiyah Jeneponto yang akan melaksanakan Kemah Kader selama tiga hari dua malam sejak tanggal 20 s/d 22 September 2019.

Maka mari kita sama-sama menyambut mereka dengan baik dan memberi jaminan keamanan dan kenyamanan sekaligus ini adalah merupakan bentuk promosi potensi wisata yang kita miliki di desa ini, semoga menghadirkan berkah dan kemanfaatan kepada kita semua”,Ungkapnya Kepada Media, Sabtu(21/9/2019)

Lanjut, Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sul-Sel, KH.Ahmad Tawalla sekaligus membawakan taushiah dalam Tabligh Akbar AMM mengawali Kemah Kader, Sambutan tausyiahnya beliau menyampaikan kepada Angkatan Muda Muhammadiyah (IPM, IMM, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah) serta beberapa tokoh masyarakat yang hadir.

“Marilah kita sama-sama memperbaiki hati, ibadah dan akhlak karena sekarang ini sudah banyak gerakan ibadah yang tidak sesuai lagi dengan apa yang pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan mereka mangaku juga sebagai orang Islam lalu mengarang kitab, mengaku nabi, maka perlu kita semakin berhati-hati agar terhindar dari pengaruh sesat dan menyesatkan”,Katanya

Panitia Pelaksana Immawan Harlin, Menambahkan, Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah dalam rangka merawat silaturahim kader, dan memassifkan gerakan dakwah Amar Ma’ruf Nahi Mungkar setiap Ortom Muhammadiyah,”Tutupnya.

*(Firman)

News Feed