oleh

Akibat Serangan DBD Akhirnya Muh. Gibran Terkapar di RSUD Lanto Daeng Pasewang

JENEPONTO, SEKILASINDO. COM-Anak semata wayang Muh. Gibran yang di karuniai oleh kedua orang tua Amrianto sebagai kepala Rumah Tangga dan Irma sebagai Ibu Rumah Tangga yang merasakan kesediahan atas cobaan yang di berikan oleh Allah Swt. Minggu 22/09/2019

Akibat serangan demam berdarah (DBD) pasien atas nama Gibran yang harus mendapatkan penangan yang serius, dengan itu pihak orang tua amrianto langsung membawanya kepuskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan terlebih dahulu, di karenakan pihak Puskesmas Tamalatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto yang kurang mampu menanganinya yang cuman bisa memberikan pelayanan seadanya.

Dengan itu harus di rujuk ke RSUD. Lanto Daeng Pasewang dan alhamdulillah dengan pelayanan yang di berikan oleh pihak rumah sakit yang cukup baik, kondisi pasien saat ini sudah bisa di ajak cerita yang sudah menjalani perawatan masuk hari ke-3.

Pihak orang tua pun merasa terbantu dan senang atas pelayanan yang di berikan oleh pihak rumah sakit Lanto Daeng Pasewang.

Saya selaku pihak orang tua sangat berterima kasih kepada pihak rumah sakit Lanto Daeng Pasewang teruntuk kepada pimpinan Dr. Bustami yang belum cukup satu tahun menjabat sudah bisa mengubah kondisi rumah sakit sekarang ini, di bawah nahkodamu saya dapat merasakan pelayanan yang cukup baik. tutup Amrianto.

(Rezki)

News Feed