oleh

Marak! Proyek Aspirasi Dewan di Pandeglang ‘Disulap’ Jadi Proyek ‘Siluman’

PANDEGLANG, SEKILASINDO.COM – Maraknya ‘Proyek Siluman’ di Bumi Pandeglang yang didanai melalui dana Aspirasi Dewan kembali menuai sorotan.

Ketua Koalisi Masyarakat Pandeglang Anti Korupsi (KAMPAK), Yudistira, menyebut keberadaan proyek aspirasi tersebut membuat masyarakat bingung karena tanpa bisa membedakan mana proyek APBD dan mana Proyek Aspirasi Dewan.

Sejak adanya alokasi dana yang mengatasnamakan aspirasi untuk Anggota DPRD Provinsi Banten, sampai saat ini, seperti pelaksanaan pekerjaan pengaspalan yang ada di Desa Citaman Kecamatan Jiput proyeknya terkesan asal-asalan dan jauh dari standarisasi proyek.

Spesifikasi pekerjaan tidak sesuai dengan tugas yang diberikan kepada penyedia barang/jasa, aspal terlihat kasar dan sebagian sudah rusak.

Saat dikonfirmasi, Yudis, membenarkan volume panjang pekerjaan jalan hotmix tersebut masih kurang, bahkan dia mengaku mendampingi saat pengukuran.

“Pekerjaan itu belum selesai volumenya masih kurang, seharusnya 720 meter baru dikerjakan 679 sisa pekerjaan yang belum dikerjakan 41 meter lagi, waktu mengukur jalan itu saya yang nganter,” ungkap Yudis.

Kata Yudis, keadaan tersebut seakan dengan sengaja dibiarkan. Sehingga kualitas dan hasil pekerjaan tidak berumur lama alias cepat hancur.

“Pekerjaan asjad (asal jadi), kasar dan tidak sesuai dengan perencanaan. Sudah jelas pihak pelaksana mementingkan peribadi untuk memperoleh keuntungan yang besar merugikan negara dan masyarakat. Ini jelas sudah terindikasi korupsi,” kata Yudis, Jumat (20/9/2019).

Dia mengharapkan aparat penegak kukum turun cek lokasi dan dapat bertindak tegas .

Kepala Desa Citaman, A Ruyani, saat dikonfirmasi, mengatakan, dirinya telah menghubungi pelaksana.

“Katanya sudah selesai kalau proyeknya itu aspirasi dewan, jumlah dana, saya tidak tahu,” ungkapnya.

Salah satu warga Kecamatan Jiput yang tidak ingin disebutkan, mengkritisi dan akan terus berupaya lapor pada pihak dinas terkait dan kejaksaan agar pelaksana dapat menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut.

“Proyek yang didanai dari Aspirasi Dewan yang menyebar di desa-desa dalam Kabupaten Pandeglang-Banten seperti di Desa Jayamekar, Desa Banyuresmi dan Citaman layaknya proyek siluman karena tidak ada pemberitahuan maupun papan informasi proyek,” jelasnya.

Kata warga, baik itu nilai pagu anggaran pekerjaan yang dilaksanakan begitu juga panjang dan lebar pekerjaan dan kapan selesainya semuanya tidak ada sehingga masyarakat merasa dikelabui dan dibohongi.

“Tong sampah saja ada mereknya ini masalah proyek besar uang negara tidak bermerek seperti hantu, walaupun demikian kami ucapkan terimakasih kepada para dewan provinsi yang telah memberikan bantuan bentuk jalan hotmix yang selama ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Jiput,” bebernya.

Pelaksana kegiatan melalui mandor, Didin, saat dikonfirmasi mengatakan ” Proyek tersebut jenis aspirasi dewan dari PU nya tidak ada papan proyek.

“Saya sudah konfirmasi sama bos katanya pekerjaan gak lnjut pak cukup sampai di situ. Soalnya hitungan tonasenya habis. Kalau ngelihat rencana iya kurang. Tapi karena tonase hotmix nya cuma nympenya segitu, soalnya hotmixnya banyak kepake leveling,” jawabnya melalui WhatsApp nya.

Penulis: Ade M (Kabiro Pandeglang)

 

News Feed