oleh

Dinonjobkan dari Jabatannya, Perwakilan ASN Mengadu di DPRD Babel

PANGKALPINANG, SEKILASINDO. COM-Perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) Babel mengunjungi Kantor DPRD Babel perihal tentang di nonjobkan dari jabatannya dan merasa telah dipermalukan dihadapan rekan kerjanya pada saat pelantikan jabatan fungsional berlangsung di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa kemarin (06/8/2019).

Perwakilan ASN tersebut langsung diterima oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, yang dalam hal ini bertujuan untuk audiensi.

Para ASN tersebut mengadukan perihal perlakuan Gubernur yang dinilai telah membuat malu mereka di hadapan pegawai lainnya. Mereka ini dinonjobkan dari jabatan fungsional yang mereka jalani sebelumnya.

Kasubag Umum DLH Babel mengatakan, Huda masyurin mengatakan sangat malu dan terpukul perasaannya yang telah diperlakukan seperti itu pak.,” kata Hudamasyutin, ASN Pemprov Babel yang dulunya menjabat sebagai Kasubag Umum di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kalau dituding gara-gara belum mempunyai sertifikat pengadaan barang dan jasa menjadi alasan gubernur  menonjobkan dirinya, menurut saya kurang masuk akal karena saya sendiri sudah memiliki sertifikat tersebut dan mengapa yang lain tidak memiliki sertifikat tetap dilantik dan masih ada juga bertahan dari jabatannya,”kesalnya.

“Perlu diketahui bahwa Saya sendiri memiliki (sertifikat), bapak bisa lihat. disini tertera sejak tahun 2015,” Urainya sembari menunjukan fotocopy sertifikat barang dan jasa dengan Didit Srigusjaya.

Sementara itu, Medi Umara, ASN yang kemarin menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, juga menyampaikan dihadapan Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, bahwa dirinya sangat kecewa dan tak menyangka dalam undangan pelantikan tersebut hanya untuk mempermalukan dirinya,”Tuturnya.

“Sebelum pelantikan itu berlangsung kami dibarisan Kawan-kawan yang akan dilantik. Namun kenyataannya, usai pelantikan kami didiamkan oleh pak Gubernur. Kemudian saat sesi tanya jawab, ada teman kita hendak bertanya, “Pak kami ini bagaimana?’. Terus jawab beliau, ‘kalian semua dinonjob!’ Ternyata undangan itu untuk mengumumkan kami semua di-nonjobkan dari jabatan,” Sebutnya.

Terpisah, Didit Srigusjaya, mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi ini. Kemudian akan memanggil panitia serta pihak eksekutif terutama kepada Kepala Dinas BKD Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membangun komunikasi yang baik guna melakukan pertemuan nantinya,”Tutup Didit Srigusjaya.

(Budi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed