oleh

PT Graha Pondasi Utama Tuding Pemberi Kuasa Terhadap AM Munir dan Rekan Itu Bukan Ahli Waris

JAKARTA, SEKILASINDO.COM- Ika Yulianti Hafila SH Direktur PT Graha Pondasi Utama telah mengirimkan surat terhadap PT Sekindo Media Pratama Cq Dewan Pers nomor 36/PPR-DP/VIII/2019 tentang pengaduan Direktur  keberatan atas pemberitaan yang muncul dari media siber sekilasindo.com.

Surat itu terkait berita yang berjudul ‘Di Perumahan di tanah sengketa AM Munir& rekan, Ancam seret Developer Grasima Regency ke ranah hukum (di ungah senin 10 juni 2019). Kantor Hukum AM Munir & Rekan serius tangani kasus Developer Perumahan di Boyolali (di Unggah Senin 10 Juni 2019)
Perumahan Grasima Regency Diduga belum kantongi Izin (di Unggah Selasa 11 Juni 2019)’

Bersamaan dengan surat somasi melalui kantor hukum AM Munir & rekan yang di sampaikan ke PT Graha Pondasi Utama. Prihal peringatan  untuk menghentikan atas tanah tersebut dengan kurun waktu 7×24 jam.

Dengan pemberitaan tersebut Direktur PT Graha Pondasi Utama memberikan hak jawab sebagai berikut.

“Bahwa kami (PT Graha Pondasi Utama) melakukan proses jual beli dengan dasar sertifikat hak milik no .1000 atas nama B. Badjuri alias Suminah dan tanah tersebut bukan tanah sengketa, kami membeli tanah tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku dan telah di tanda tangani kedua belah pihak di hadapan notaris bahkan semua ahli waris yang sah yang sesuai dengan sertifikat hak milik tersebut sudah menyetujui dan menanda tangani semua perjanjian jual beli,” Akunya.

Adapaun kata PT Graha Utama Pondasi dengan adanya pemberitaan yang bersifat ancaman kepada PT Graha Pondasi Utama itu menurut Ika Yulianti juga tidak benar

Sebab, kata Ika, bahwa Rosida dan Amri yang telah memberikan Kuasa Hukum kepada AM. Munir & Rekan bukan sebagai Ahli Waris dari pemilik Sertifikat HM. No. 1000 atas nama B. Badjuri alias Suminah dengan apa yang tertulis di Somasi bahwa Sdr. Rosidah dan Amri mempunyai hak waris itu di tuding tidak benar dan tidak mempunyai bukti yang sah menurut hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Termasuk isi permasalahan yang tercantum di somasi tidak relevan karena hanya sebatas “katanya”. tulis dalam surat hak jawabnya pada tanggal 9 Agustus 2019.

Selain itu, Direktur PT Graha Pondasi Utama menuding bahwa pemberitaan dari media siber sekilasindo.com yang menyebutkan bahwa perumahan Grasima Regency Boyolali belum kantongi ijin itu juga tidak benar.

“Karena kami selaku pengembang Grasima Regency Boyolali sudah melalui proses perijinan yang sesuai dengan keputusan menteri, peraturan Daerah peraturan Bupati dan Standard Operational Prosedural yang berlaku di kabupaten Boyolali.” Dalihnya.

Berita ini disiarkan Wartawan Sekilas Indonesia. com dan akan melanjutkan pemberitaan hak jawab dari pemberi Kuasa Hukum AM Munir atau yang mengaku sebagai Ahli Waris dari pemilik tanah itu di edisi selanjutnya. Kamis (25/8/2019).

(Hd1/Red).

News Feed