oleh

Soal PLT Kepsek, Pengurus PGRI Sesalkan Tanpa Musyawarah

Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Patia, Asrori

PANDEGLANG, SEKILASINDO. COM- Pengurus Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Patia kini kembali  merasa kecewa, yang sebelumnya telah terjadi serupa di Kecamatan Carita.

Sebab, menurut Pengurus PGRI Kecamatan Patia, Ahmad Sanusi
tindakan yang dilakukan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan seharusnya setiap mengambil tindakan harus di lakukan musyawarah terlebih dahulu.

Padahal sebelumnya Korwil Patia ini sudah mengetahui kejadian yang terjadi di Kecamatan Carita, yakni hal yang serupa, hanya saja hal itu tidak dijadikan contoh oleh dia (Korwil Patia).

“Bukannya setiap pengangkatan Kepsek Pelaksana Teknis  itu harus di musyawarah terlebih dahulu bersama pengurus PGRI, tapi ini mah, tahu-tahu beberapa sekolah yang tidak ada kepala sekolah nya sudah ada yang menempati atau Kepsek Plt ,” Ucap Ahmad Sanusi

Ahmad Sanusi juga mengaku kecewa  dengan tindakan Korwil karena telah mengambil tindakan tanpa di lakukan musyawarah terlebih dahulu.

“Saya selaku pengurus organisasi PGRI di Patia menyangkan dengan tindakan korwil. Apapun itu kegiatan yang meliputi kepentingan dunia pendidikan di Patia semestinya di lakukan musyawarah dahulu,” Imbuhnya Ahmad Sanusi.

Bkannya setiap Kepsek PLT itu di cari Kepala sekolah yang lebih dekat, agar nanti kegiatan belajar mengajar bisa maksimal, kali ini tidak yang terjadi di Kecamatan Patia.

Hal yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri  Cimoyan 3 Sekolah itu lebih dekat dengan lokasi SD Cimoyan 1 bahkan Kepala sekolah Cimoyan 1 itu adalah warga setempat,  tapi kenapa yang di angkat Kepala SD Cimoyan 2, kesal Ahmad Sanusi

Selain itu, Ahmad Sanusi dari pengangkatan Kepsek PLT dari tiga sekolah  diantaranya SDN Cimoyan 3 SDN Rahayu dan SDN Babakan Kesik 1.Semuanya tidak di lakukan musyawarah dulu.

Hal ini yang menjadi pertanyaan sehingga timbul dugaan adanya setoran terhadap Korwil Patia tersebut.

Begitu juga yang disampaikan Kepala SDN Cimoyan , Endin merasa kecewa dengan tindakan Korwil Patia, sebab menurut dia Korwil dan pengawas Kecamatan Patia tidak punya etika.

“Saya sih tidak masalah tidak jadi Kepsek PLT juga, tapi setidaknya Korwil dan pengawas Patia ini bisa saling menghargai,” Kesal dia.

Secara terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil) Patia, Asrori membenarkan hal itu, PLT kalau pun tidak musyawarah dengan pengurus PGRI tidak masalah, ” Ini kan PLT bukan definitif jadi tidak masalah,” Ujar Asrori.

Saat dikonfirmasi perihal adanya dugaan setoran dari Kepala Sekolah itu, dirinya menampik . “Itu tidak benar,” dalih dia melalui telepon genggam nya. Selasa (13/8/2019) ***(Hadi).

News Feed