oleh

Siswa Pingsan Warnai Pelaksanaan PPLSB di SMA Negeri 3 Takalar

TAKALAR, SEKILASINDO.COM — Hari pertama sekolah usai libur panjang tampaknya kurang menguntungkan bagi sebagian siswa. Pasalnya, mereka pingsan dan harus ditandu ke luar arena saat upacara Pengenalan Lingkungan Sekolah Siswa Baru (PPLSB), Senin (18/7/2019).

Sejak dimulainya Upacara bendera hingga selesai, sejumlah siswa satu demi satu ditandu oleh petugas medis karena alasan pusing dan mual ditengah teriknya matahari pagi. Meski demikian, kejadian ini tak mempengaruhi jalannya Upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Bupati Takalar H. Syamsari S, Pt, MM Inspektur upacara.

Foto, Sejumlah siswa terlihat sedang ditandu oleh Petugas karna jatuh pingsan saat upacara bendera merah putih di SMA Negeri 3 Takalar kemarin.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.00 ini dilakasanakan di halaman depan SMA Negeri 3 Takalar. Setidaknya ribuan siswa dan siswa baru SMA dan SMK di Kabupaten Takalar dipusatkan di SMA Negeri 3 Takalar.

Dari pantauan, tampak petugas medis sekolah dengan sigap membantu rekannya yang lagi pingsan, Umumnya alasan sakit mereka disebabkan pusing dengan sinar matahari yang menyengat.

“Mereka sebenarnya sudah sarapan, namun karena tidak tahan dengan sinar matahari yang cukup terik, langsung membuat pusing akhirnya terpaksa dievakuasi ke ruangan untuk memdapat penangan dari tim medis, Ujar Salah satu Tim Medis SMA Negeri 3 Takalar.

Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Takalar Abdullah, mengungkapkan bahwa insiden kecil yang terjadi selama pelaksanaan upacara merupakan hal biasa terjadi saat upacara berlangsung. Namun kata dia, selaku kepala kepala sekolah, dirinya tetap merasa bangga PPLSB ini dapat berjalan dengan baik hingga selesai meskipun diwarnai sejumlah siswa jatuh pingsang.

“Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengenali potensi diri siswa baru, membantu sisa beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya, menumbuhkan motivasi, semangat dan belajar efektif sebagai siswa baru dan menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang meimiliki nilai integritas, etos kerja dan semangat gotong royong,” Ujar Abdullah.

Sekedar di ketahui, PPLSB yang di pusatkan di SMA. 3 Takalar berlangsung selama 6 hari mulai tanggal 15 s/d 20 Juli 2019 diikuti Sebanyak 13 SMA dan 8 SMK se-Kab. Takalar yang masing-masing mengikutkan 20 orang perwakilan Siswa baru dengan jumlah SMA 2594 orang dan SMK 1568 orang. Pada PPLSB ini para siswa didik diperkenalkan lingkungan sekolah dan meningkatkan kedisplinan serta melatih kreativas.

PPLSB Ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Takalar sebagai tanda dibukannya PPLS tingkat Kab. Takalar dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta bagi calon siswa baru tahun 2019-2020.

News Feed