oleh

Komunitas Fokapo Hadir Untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat

-Daerah, EkBis-361 views

BUTON, SEKILASINDO.COM — Melirik Komunitas Forum Komunikasi Pemuda Bombanawulu (Fokapo) sebagai pendiri kampung literasi di Bombanawulu.
Buton Tengah – Dalam komunitas tentu terdapat pelajaran berharga yang tidak diperoleh di bangku sekolah.

Adanya komunitas mampu meredam dampak negatif ancaman yang datang dari teknologi. Maka dengan adanya berbagai komunitas warga desa, kegiatan yang positif akan lebih banyak terselenggara.

Sebuah komunitas di Kelurahan Bombanawulu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), bernama Komunitas Fokapo yang mendaulat dirinya sebagai komunitas literasi dengan Visi mereka untuk meningkatkan minat baca warga masyarakat dengan mencintai buku, dengan visi memberantas buta aksara

Dengan niat yang tulus ingin menumbuhkan minat baca, komunitas ini membentuk sebuah perpustakaan yang ada di wilayahnya sebagai bentuk kepeduliannya.

Ajoz, pendiri Komunitas saat di hubungi via phone mengatakan salah satu penyebab rendahnya minat baca di daerah seperti kelurahan atau desa adalah karena kurangnya akses mendapatkan buku. Maka, komunitas Fokapo mendirikan perpustakaan mini yang menyediakan akses pada masyarakat untuk membaca buku.

“Kampung Literasi adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca sampai menulis. Minimal dapat dijadikan sebagai lokasi pembelajaran bagi masyarakat utamanya anak-anak,” ucap Ajoz, Selasa (18/06/2019).

Kini Kampung Literasi Fokapo Buteng, lanjut Ajoz, telah membuka perpustakaan mini yang berada di sekretariat Fokapo Buteng yang berada di Jalan Muh. Hatta Kelurahan Bombonawulu kecamatan Gu. Pengadaan bahan bacaan bagian dari dukungan program kampung Literasi Fokapo Buteng untuk mewujudkan masyakart yang cinta buku.

“perputakaan mini kampung Literasi Fokapo Buteng menyediakan berbagai jenis buku, baik buku remaja, psikologi dan buku pendidikan anak usia dini. jadi bagi masyarakat atau yang ingin menumbuhkan pengetahuan datang saja ke perpustakaan kampung Literasi Fokapo Buteng” ajaknya.

Menurut pria asal Gu itu, Literasi dalam bentuk apapun harus didukung. Mulai dari literasi di lembaga pendidikan formal maupun di komunitas. Namun hal itu juga harus diimbangi dengan dukungan pemerintah secara konsisten. (Arwin Al-Butuny)

News Feed