oleh

Koordinator KI Bulukumba Berbagi Motivasi di Pondok Tahfidz Sohibul Qur’an

BULUKUMBA, SEKILASINDO.COM – Koordinator Kelas Inspirasi (KI) Kabupaten Bulukumba hadir berbagi motivasi dan inspirasi di hadapan para santri binaan Pondok Tahfidz Sohibul Qur’an, Sampeang, Desa Swatani Kecamatan Rilau Ale, Minggu (26/05/2019).

Pondok tahfidz ini merupakan tempat ke lima yang menjadi sasaran relawan Kelas Inspirasi Bulukumba (KIB) pada program “Roadshow Inspirasi Ramadan 2019”, sebuah program yang salah satu item kegiatannya berisi Training Motivasi Islami ke sekolah/pesantren/komunitas secara sukarela atau tanpa dipungut biaya.

Baca: https://www.sekilasindo.com/2019/05/21/smpn-39-bulukumba-gandeng-kib-gelar-training-motivasi-islami/

Pengasuh dan penanggung jawab pondok, ustadz Riri, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Koordinator Kelas Inspirasi Kabupaten Bulukumba untuk berbagi motivasi di hadapan para santri dan berharap kepada santri untuk fokus mengikuti materi yang akan di sampaikan.

“Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran pak Hadi di pondok yang sederhana ini dan kepada ananda sekalian saya berharap untuk berkomitmen mengikuti kegiatan ini dengan baik agar kedepan kalian menjadi pelajar atau santri yang memiliki karakter yang baik, semangat dalam belajar dan menghafal alqur’an serta giat dalam melaksanakan ibadah” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator Kelas Inspirasi Bulukumba, Hadi Kasmaja DS., S.Pd., M.Pd, CHt yang hadir memberi materi motivasi, menjelaskan bahwa melalui training motivasi islami tersebut peserta diajak memahami karakter muslim sejati, seperti karakter utama yang melekat pada diri Rasulullah SAW yang dikenal dengan karakter FAST (Fatonah, Amanah, Siddiq & Tabligh), selain itu diperkenalkan berbagai metode belajar dan menghafal kontemporer yang mudah dan menyenangkan.

“Seperti di tempat lain, melalui Training Motivasi Islami ini, peserta belajar memahami karakter muslim sejati dan mengaplikasikan bebeberapa metode belajar kekinian serta mereka dimotivasi untuk terus belajar mengembangkan diri dengan hal-hal yang positif agar menjadi pelajar yang cerdas, berkarakter, dan religius di era milenial yang dapat berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” terang Hadi.

Penulis: Andi Alfian

 

 

News Feed