oleh

PKL Menjamur di Jalan Mesjid Raya, Lokasinya Dekat Kantor Bupati Gowa

Tampak pengendara roda empat, parkir di badan jalan dan sejumlah bentor menunggu penumpang di depan Kantor Bupati Gowa, jalan Mesjid Raya, (Foto/Shanty).

 

GOWA, SEKILASINDO.COM- Pedagang Kaki Lima (PKL) menjamur di depan Kantor Bupati Gowa, tepatnya di jalan Mesjid Raya, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Kota Gowa. Dimana sepanjang jalan Mesjid Raya, nampak penjual makanan dan minuman, yang berjualan hingga menggunakan badan jalan.

Bukan saja di jalan Mesjid Raya, tetapi nampak pula di jalan Tumanurung, penjual minuman berdiri di atas trotoar dengan membuat lapak sendiri yang berdasar bahan papan dan kayu.

Pengguna jalan roda dua, merasa kesal dan tidak nyaman, karena akses jalan Masjid Raya, menjadi tempat jualan pedagang kaki lima, yang berjualan dengan, lokasi ini menjadi tempat jajanan para pengguna jalan roda dua maupun empat, sehingga jalan Mesjid Raya, menjadi macet dengan parkir sembarangan, terutama di badan jalan.

“Bukan saja itu, bentorpun ikut juga berjejer pada badan jalan di depan Kantor Bupati Gowa, sehingga bagi pengguna jalan yang mengarah ke perepatan itu, membuat terganggu sebab tukang bentor itu, menunggu penumpang di badan jalan Mesjid Raya,” ucap pengguna jalan, Ani, yang kesal saat melintas di jalan Mesjid Raya.

Katanya saat melintas, dia pikir di depan itu lampu merah, sehingga akses jalan macet, ternyata setelah dilihat, kendaraan roda empat parkir di badan jalan, untuk membeli minuman.

PKL di jalan Tumanurung berjualan di atas trotoar sehingga menghalangi hak pengguna jalan kaki. (Foto : Shanty)

“Saya kesal sekali, pada saat lewat di jalan Mesjid Raya, karena banyaknya penjual makanan dan minuman yang berjejer di jalan itu, sehingga kita lewat jadi macet akses jalannya,” paparnya.

Setelah di pantau dari anggota Group Wartawan Media Online (Gowa-MO) di jalan Tumanurung pun juga dibanjiri dengan penjual dadakan, sehingga kondisi jalan di kota Somba Opu, nampak kumuh dengan adanya penjual yang berada di atas trotoar.

Padahal trotoar itu merupakan jalur pejalan kaki untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang lewat di atas trotoar, tetapi sangat disayangkan, pedagang kaki lima merampas hak pengguna jalan kaki.

Saat dikonfirmasi Kasat Satpol PP Gowa,  Alimuddin Tiro, terkait dengan menjamurnya penjual makanan dan minuman di depan Kantor Bupati, dia menyampaikan bahwa semua Pedagang Kaki Lima (PKL) itu penjual yang ada di lapangan Syekh Yusuf Gowa sebelum lapangan itu direvitalisasi.

“Karena kondisinya sekarang tengah di revitalisasi, sehingga mereka menjual di jalan Mesjid Raya. Saya sudah sampaikan ke penjualnya, tetapi mereka tidak tahu, mau menjual di mana,” ucap Alimuddin, Senin (25/2/2019) saat dikonfirmasi Sekilas Indo.com melalui phone cellular.

Kami juga sudah mencarikan lokasi tetapi memang tidak ada tempat, untuk pedagang kaki lima itu.

Tinggal beberapa bulan lagi, semua PKL di seputaran jalan Masjid Raya, jalan Tumanurung dan jalan Agus Salim, dekat kantor Satpol PP, semua akan di relokasi.

“Kita tunggu beberapa bulan ke depan, semua pedagang kaki lima akan direlokasi ke lapangan Syekh Yusuf, karena sekarang masih di revitalisasi,” jelas Alimuddin.

“Jadi apabila lapangan Syekh Yusuf sudah selesai, semua PKL akan ditarik masuk. Sehingga tidak ada lagi PKL yang menjual di seputaran jalan Mesjid Raya, jalan Tumanurung dan Agus Salim,” tutup Alimuddin, yang buru- buru menerima telepon, karena ada rapat. (Shanty)

News Feed