oleh

Diskoperindag Pasangkayu Tak Capai Target Retribusi Pasar, Ini Penyebabnya

Kepala Diskoperindag Pasangkayu, Syafaruddin Turki 

PASANGKAYU, SEKILASINDO. COM-Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasangkayu menarget setoran pasar sebesar Rp 308 juta sejak tahun 2017 hingga 2018 kemarin, namun targetnya tidak tercapai.

Ini disebabkan karena kurangnya kesadaran para pedagang yang ada di wilayah ujung utara Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kamis (24/1).

Kepala Diskoperindag Pasangkayu, Syafaruddin Turki mengatakan, untuk target setoran pada tahun 2018 sebesar Rp 308 juta, namun itu sangat jauh dari apa yang kita harapkan.

“Setoran pasar cuma mencapai kurang lebih Rp 225 juta ditahun 2018, sedangkan untuk target kami kemarin itu sebesar Rp 308 juta dan sangat jauh dari harapan,”jelasnya.

Para pedagang pasar tidak semuanya bayar full, ada sebagian hanya membayar setengah dari jumlah sewa yang telah ditentukan dengan besaran Rp 160.000 per bulan.

“Sebagian pedagang bayarnya setengah, bahkan ada yang sama sekali belum menyelesaikan iuran perbulannya, sehingga target tidak tercapai Rp 308 juta,”ungkapnya Syafaruddin.

Dia juga sampaikan, 2017 hanya mencapai Rp 198 juta sedangkan di tahun 2018 meningkat menjadi Rp 225 juta, walaupun itu tidak sesuai target yang direncanakan sebesar Rp 308 juta.

“Meskipun di tahun 2018 tidak mencapai target namun, pendapatan retribusi meningkat menjadi Rp 225 juta dibandingkan dengan tahun 2017 lalu hanya sekitar Rp 198 juta,”jelas Syafaruddin.

Lebih lanjut, Syafaruddin katakan, ada 27 pasar yang dipungut retribusinya termasuk juga pasar Smart Pasangkayu dan untuk tahun 2019 target menurun sesuai hitungan realisasi Rp 267 juta.

“Setelah dilakukan evaluasi sesuai dengan hitungan realisasi, kami menargetkan untuk 2019 sebesar Rp 267 juta, karena besaran sewa los sebelumnya Rp 168 ribu turun menjadi Rp 120 ribu perbulan, jadi kita menghimbau kepada para pedagang agar menjalankan kewajibannya,”harapnya. (Roy Mustari)

News Feed